
Optimis.. satu kata yang mempunyai arti besar dalam proses pendewasaan. Rasa optimis timbul ketika manusia mempunyai alasan meyakini sesuatu secara positif terhadap suatu masalah yang akan dihadapi. Suatu kesuksesan tidak lepas dari rasa optimisme karena kesuksesan adalah jalan hidup yang harus dipilih, dan optimisme adalah tiap langkah yang kita jalani dalam pencapaian kesuksesan itu.
Tidak dipungkiri manusia lebih memiliki sifat pesimis dibanding dengan optimis. Kegagalan akan selalu mengikuti manusia yang hidupnya dipenuhi rasa pesimistis. Yang artinya ketika suatu kesempatan untuk meraih kesuksesan datang padanya, secara tidak sadar dia akan selalu ragu dan mencoba mencari cari alasan untuk menggagalkan pencapaian tersebut, itu lah yang disebut pesimis.
Aku membuat tulisan tentang rasa optimis dan pesimis ini adalah bertujuan untuk menguatkanku atau mungkin teman2 sekalian akan keinginan dan tujuan yang kan kita raih. Mulanya rasa optimis begitu besarnya namun seiring dengan berjalannya waktu dengan tanpa usaha nyata untuk mewujudkan tujuan tersebut maka semakin terkikislah rasa optimis itu, dan kini yang tersisa hanya rasa pesimis.
Mari bangkitkan rasa optimis kita, tidak ada gunanya terlalu memikirkan sesuatu yang belum kan terjadi. Ingat apa yang kita rasakan dalam hati dan pikiran merupakan doa yang sebenarnya akan kembali ke diri kita, maka bepikirlah secara positif yakinlah masa depan hanya Allah lah yang tau dan Allah tau yang terbaik untuk kita. Sebagai manusia kita hanya dapat melakukan yang terbaik. Selagi kita masih memiliki mimpi dan Allah, maka yakinlah harapan itu kan selalu ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar