Rabu, 17 November 2010

untuk ayah ..

Sekali lagi aku menangis..
Ketika raga kini terpisah oleh jarak..
Ketika pengabdian belum berarti..
Hanya sesal yang ku dapati..
Maafkan aku Ayah..

Sekali lagi aku menangis..
Tentang semua sikap yang slama ini menyiakanmu..
Membuatmu bersedih dan merasa sendiri..
Sungguh itulah dosa yang nyata untuk ku..
Maafkan aku Ayah..

Sekali lagi aku menangis..
Kini tak pernah tenang hati, ketika raga dan jiwa ini mengingat kesakitanmu..
Hanya doa di setiap akhir sujudku yang berharap dapat meredakan deritamu..
Hanya itu yang mampu aku berikan sebagai wujud tanda pengabdianku padamu..
Maafkan aku Ayah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar